Entah kamu sudah disini sejak hari pertama, baru gabung minggu lalu,
atau baru pertama kali mendengar nama kami hari ini, Ini juga ceritamu.
6 Tahun Ilustrasee.
6 Tahun Ilustrasee.
Jadi, dari mana semua ini di mulai?
Ini dimulai dari satu unggahan Instagram, bukan dari rencana besar.
Berawal di 16 Agustus 2020, Dion memposting sesuatu di akun Instagram @ilustra.see. Bukan portofolio, bukan karya, cuma tulisan soal hal yang jarang dibahas ilustrator lain: kontrak yang sering dilupakan, harga jasa yang nggak punya acuan, cara menghadapi klien yang bikin banyak orang bingung sendirian.
Ternyata, banyak yang butuh hal yang sama.\
Kelas pertama lahir dari permintaan, bukan rencana besar; dimulai dari Warna dan Cahaya Modul 1,
terus tumbuh jadi short-course fundamental yang tiap bulan diisi seratus siswa.
Dari situ jalan belajarnya terus terbuka lebih lebar.
Yang tadinya cuma nonton tutorial di YouTube, sekarang bisa duduk dengerin cerita langsung
dari ilustrator yang kliennya The New Yorker, Netflix, sampai Sony Pictures.
Sekarang, semua itu ketemu di Program Intensif,
dan masih jalan sampai hari ini.
Tapi,
Belajar sendirian, tetap saja sendirian. Sampai satu hal berubah.
Ngga ada yang sendirian lagi
Belajar gambar biasanya kerjaan yang sepi.
Cuma kamu, kertas, dan pertanyaan yang nggak tahu mau ditanyain ke siapa.
Yang berubah pelan-pelan: sekarang, ada yang nungguin di sisi lain layar.
Dari server Discord kecil bernama Gengsee, 2020.
Sekarang isinya 23.000+ orang di 16 kota, tempat orang nongkrong, ikut Ngobrol Bareng,
dan saling kasih feedback ke karya yang baru kelar digambar jam 2 pagi.
Dari situ, satu per satu kota mulai berinisiatif sendiri buat ketemu langsung.
dan begitu orang-orang berkumpul, sesuatu yang lain ikut bergeser.
Pelan-pelan, "ilustrator" berhenti jadi hobi yang disebut malu-malu,
dan mulai jadi profesi yang punya standar.
Survei Harga Jasa diisi lebih dari 300 ilustrator di seluruh Indonesia.
Professional Pack lahir supaya kontrak dan invoice bukan lagi hal yang bikin bingung.
Dan brand-brand besar; Delamibrands, Kitkat, Indomaret, Executive, Direktorat Jenderal Pajak,
mulai diajak duduk bareng, menyusun lomba yang nggak lagi merugikan ilustrator yang ikut serta.
Diakui secara profesional itu satu hal.
Tapi, ada yang beda rasanya waktu karyamu akhirnya dilihat langsung,
bukan cuma di-like, tapi ditatap dari dekat oleh orang yang nggak kamu kenal.
Karya yang tadinya cuma hidup di feed, mulai dilihat langsung, dari dekat.
Ini Juga Ilustrasi jadi pameran yang terus tumbuh;
dari yang pertama kali digelar online lewat website, ke NuArt Sculpture Park di Bandung, sampai ke Basement Alun-Alun Surabaya.
Ada juga karya di event-event Art Market,
karya yang menghiasi sampul buku terbitan Gramedia Pustaka Utama,
serta kolaborasi dengan What Is Up Indonesia dan The Maple Media.
dan begitu karya keluar dari layar, ke mana semua ini akhirnya bermuara?
Sekarang, orang-orang yang pernah jalan bareng Ilustrasee ada di mana-mana; jadi komikus, ilustrator merchandise, sampai seniman konvensi. (Lihat profil alumni lainnya →)
Beberapa bahkan sudah melangkah jauh, dengan eksis di;